Categories
Ilmu Alam

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan serta Definisinya

Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan dapat diketahui dari definisi keduanya. Menurut KBBI kata Pertumbuhan berasal dari kata tumbuh yang berarti hal (keadaan) tumbuh, berkembang (kemajuan dan sebagainya). Sedangkan perkembangan berasal dari kata kembang yang berarti terbuka lebar atau terbentang.


Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan



Kita sering mendengar kata pertumbuhan dan perkembangan. Mungkin kebanyakan orang masih ada yang belum paham jika pertumbuhan dan perkembangan itu adalah dua hal yang berbeda. Erkadang masih ada yang menyamakan kedua kata tersebut. Padahal keduanya memiliki arti atau makna yang berbeda.

Perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan dapat dikatakan bahwa pertumbuhan merupakan perubahan yang berhubungan dengan keadaan fisik, seperti tumbuh membesar atau tinggi. Sedangkan perkembangan merupakan perubahan yang berhubungan dengan mental seseorang.

Hal lain yang membedakan antara pertumbuhan dan perkembangan adalah pertumbuhan bersifat kuantitatif sementara perkembangan bersifat kualitatif. Singkatnya pertumbuhan dapat diukur secara pasti sementara perkembangan perubahannya lebih kepada ukuran yang keluar lewat perasaan atau kebiasaan.

 

santidewi.com

Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan

Pengertian dari pertumbuhan adalah sebuah proses pertambahan ukuran, volume, dan massa yang mana memiliki sifat irreversible dan prosesnya dapat dinyatakan secara kuantitatif. Ketika pertumbuhan itu terjadi pada makhluk hidup, seperti manusia, hewan, dan tumbuhan akan terjadi perbedaan secara fisik. Misalnya saja, ukuran yang tadinya sebiji kedelai bisa menjadi sebesar badan kita.

Pengertian perkembangan adalah suatu proses untuk menuju kedewasaan yang bersifat kualitatif. Maksudnya adalah bahwa sebuah perkembangan pada makhluk hidup akan muncul secara alamiah dan memiliki perubahan-perubahan yang dulunya tidak ada menjadi ada. Dimana perubahan itu menandakan bahwa makhluk tersebut sudah menjadi lebih dewasa.

Setiap makhluk hidup pasti mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Namun dibeberapa kasus ada yang tidak mengalami salah satunya atau bahkan keterlambatan keduanya. Saat makhluk hidup mengalami keterlambatan atau tidak mengalami perubahan pada salah satunya, dapat dipastikan makhluk hidup tersebut mengalami kecacatan.

Contohnya saja manusia, ketika ia mengalami keterlambatan atau tidak mengalami pertumbuhan tubuhnya akan menjadi kerdil atau memiliki kecacatan fisik lainnya. Sementara saat manusia mengalami keterlambatan atau tidak berkembang, maka ia akan cacat secara mental. Bisa saja manussia tersebut menjadi keterbelakangan mental akibat tidak mengalami perkembangan atau keterlambatan perkembangan.

 

pasberita.com

Perbedaan-Perbedaan Diantara Keduanya

Pertumbuhan

Pertumbuhan bersifat kuantitatif yang artinya dapat diukur dan dihitung dengan angka. Dapat dilihat secara fisik dengan penglihatan luar. Prosesnya cepat dari awal usia hingga remaja dan dibatasi oleh usia. Sifatnya irreversible, maksudnya tidak dapat diulang.

Perkembangan

Perkembangan bersifat kualitatif yang artinya tidak dapat diukur maupun dihitung dengan angka. Dapat dilihat secara fisik, tapi hanya dari kenampakan dalamnya ia bisa diidentifikasi. Prosesnya terjadi seiring berjalannya waktu dan tidak dibatasi oleh usia. Sifatnya reversible, maksudnya dapat berulang.

Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan

anmum.com

Pertama adalah faktor genetik. Dimana genetik diturunkan dari orang tua ke anak atau keturunannya. Gen sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan. Gen juga mengatur semua aktivitas sel, termasuk juga pertumbuhan dan perkembangan. Baik warna kulit, rambut, ukuran tubuh, hingga sifat makhluk hidup itu sendiri.

Kedua adalah faktor makanan. Makanan yang bergizi sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup. Hal itu dikarenakan mahkluk hidup butuh nutrisi untuk tubuhnya yang didapat dari makanan yang dimakannya. Apabila kebutuhan nutrisi terpenuhi, maka tumbuh kembang akan berjalan dengan baik.

Terakhir adalah faktor hormon. Hormon juga berpengaruh pada tumbuh kembang makhluk hidup. Keberadaan hormon berperan penting dalam mengendalikan fungsi di dalam tubuh. Seperti hormon tiroksin misalnya. Hormon tiroksi diketahui dapat membantu mempercepat pertumbuhan dan perkembangan. Selain itu hormon ini juga membantu proses pertumbuhan tulang rawan saat tidur.

 

Keyword: perbedaan pertumbuhan dan perkembangan

Originally posted 2020-10-09 14:53:44.

Categories
Ilmu Alam

Proses Fotosintesis Pada Tumbuhan | Pengertian, Unsur, dan Gambar


Proses fotosintesis pada tumbuhan sangatlah penting bagi tumbuhan itu sendiri dan bagi kita manusia. Reaksi kimia proses fotosintesis mengubah air dan karbon dioksida menjadi glukosa dan oksigen. Glukosa tersebut bermanfaat bagi tumbuhan sebagai asupan makanan. Sementara oksigen yang dilepaskan tumbuhan berguna bagi manusia.


Proses Fotosintesis Pada Tumbuhan


Mekanisme Tumbuhan dalam Membuat Makanan

Zat hijau daun (klorofil) pada tumbuhan bertugas untuk menangkap cahaya matahari. Saat energi matahari terperangkap oleh klorofil, energi tersebut digunakan untuk menguraikan air menjadi hidrogen serta oksigen.

Tumbuhan juga menggunakan energi matahari untuk membuat zat makanan dari proses penggabungan hidrogen dengan karbon dioksida yang diserap dari udara sekitar. Zat makanan yang dhasilkan berupa karbohidrat, terutama berupa zat gula dan tepung atau sari pati.

Proses penggabungan tersebut juga turut melepaskan oksigen ke udara. Pada saat tumbuhan melakukan fotosintesis, mereka memerlukan air, karbon dioksida, klorofil, serta cahaya matahari. Dimana semua itu nanyinya akan menghasilkan energi bagi tumbuhan dan oksigen bagi manusia.

ruangguru.co.id

Unsur-unsur fotosisntesis tersebut berpengaruh terhadap laju atau kecepatan fotosintesis pada tumbuhan itu sendiri. Pengaruh masing-masing unsur terhadap laju fotosintesis adalah sebagai berikut:

1. Konsentrasi Karbon Dioksida (CO₂)

Kadar karbon dioksida merupakan faktor eksternal yang paling berpengaruh dalam proses fotosintesis pada tumbuhan. Ketersediaannya yang terbatas, yaitu sekitar 0,03 % di atmosfer membuat tumbuhan-tumbuhan saling bersaing untuk mendapatkannya. Semakin besar kadar CO₂ di udara, maka laju fotosintesis akan semakin besar pula.

pengertianku.net

2. Ketersediaan Air

Sudah bukan hal asing lagi jika tumbuhan membutuhkan air. Itulah mengapa saat kita memelihara tumbuhan kita sering menyiraminya dengan air. Air memiliki fungsi utama sebagai bahan baku dalam proses fotosintesis selain karbon dioksida.

Tak hanya itu, tumbuhan juga memerlukan air guna proses transpirasi. Saat tumbuhan kekurangan air, stomata pada daun akan menutup. Akibatnya karbon dioksida tidak dapat terserap dan masuk ke dalam kloroplas.

3. Cahaya Matahari

libgar.com

Cahaya matahari juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi proses fotosintesis. Berdasarkan sifatnya bagi kebutuhan tumbuhan cahaya terbagi menjadi beberapa subfaktor. Diantara faktor-faktor cahaya yang berkaitan dengan fotosintesis, yakni intensitas cahaya, panjang gelombang, dan lama penyinaran.

4. Klorofil

Zat hijau daun atau yang biasa disebut klorofil merupakan suatu pigmen warna yang terdapat dalam kloropas dan digunakan sebagai katalisator dalam proses fotosistesis. Tanpa adanya klorofil, fotosintesis akan berlangsusng sangat lambat atau bahkan tidak terjadi.

Akibatnya tumbuhan bisa kehabisan energi dan mati. Oleh karena itu, klorofil disebut sebagai faktor internal yang berpengaruh dalam proses fotosintesis karena merupakan bagian dari tumbuhan itu sendiri.

learniseasy.com

5. Unsur Hara

Zat hara atau unsur hara merupakan sumber utama nutrisi yang dibutuhkan oleh tumbuhan untuk metabolismenya. Unsur hara merupakan mineral maupun bahan organik yang diperoleh akibat penyerapan oleh akar di dalam tanah. Kaitannya dengan proses fotosintesis, zat hara yang dibutuhkan klorofil berupa ion magnesium diperoleh akar dari tanah.

6. Suhu

Temperatur atau suhu udara di sekitar tumbuhan juga menjadi faktor yang mempengaruhi fotosintesis. Suhu yang terlalu tinggi akan membuat daun menutup sebagian besar stomatanya untuk meminimmalisir laju transpirasi.

Hal tersebut mengakibatkan karbon dioksida tidak dapat diserap oleh daun sehingga proses fotosintesis akan terlambat. Sedangkan jika suhu terlalu rendah, air yang terdapat pada tumbuhan akan membeku dan sirkulasi unsur hara dari akar ke daun tidak dapat terjadi.

Itulah keenam faktor yang mempengaruhi laju fotosintesis, baik itu faktor internal maupun faktor internal. Tanaman yang memiliki warna selain hijau juga berfotosintesis dan memiliki klorofil. Hanya saja tumbuhan yang tidak berwarna hijau tidak hanya memiliki pigmen klorofil, tapi juga karotenoid dan antosianin.

 

 

Keywords: Proses Fotosisntesis pada Tumbuhan

 

 

Originally posted 2020-09-28 10:15:48.

Categories
Ilmu Alam

Perbedaan Monokotil dan Dikotil yang Wajib untuk Dipahami

Perbedaan monokotil dan dikotil pada tumbuhan dapat diketahui dengan meneliti dan menganalisis karakteristik tumbuhan itu sendiri. Salah satu cara yang digunakan untuk membedakan keduanya, yakni dengan membuat kunci determinasi.


Perbedaan Monokotil dan Dikotil



Kebanyakan tumbuhan yang kita jumpai di lingkungan sekitar kita merupakan jenis tumbuhan angiospermae. Angiospermae merupakan sebutan untuk tumbuhan biji tertutup karena bakal bijinya tumbuh di dalam daging buah.

Biji berada di dalam buah dan menempel pada daun buah. Selain itu, tanaman angiospermae juga disebut dengan anthophyta. Kata Anthophyta sendiri berasal dari kata anthoin dan phyta yang berarti bunga dan tumbuhan. Dengan kata lain, Anthophyta merupakan tanaman yang berbunga dan nantinya berkembang menjadi buah.

Bagian-bagian dari tumbuhan Anthophyta memiliki bentuk, warnaa, dan ukuran yang berbeda-beda. Sebagian besar spesies tumbuhan Anthophyta dapat digolongkan menjadi dua kelas, yakni Monokotil serta dikotil.

amongguru.com

Monocotyledoneae (Liliopsida)

Ciri-ciri dari tumbuhan monokotil, diantaranya mempunyai satu daun lembaga, akar serabut, tulang daun sejajar maupun melengkung. Batang monokotil tidak bercabang dengan ruas yang jelas, tidak memiliki kambium, dan kelopak serta mahkota bunganya berjumlah tiga atau kelipatannya.

Pada kelas tumbuhan monokotil terdapat beberapa familia, yaitu:

1. Liliceae, contohnya kembang sunsang.

2. Poaceae atau Graminieae, contohnya tanaman padi, alang-alang, dan jagung.

3. Zingiberaceae, contohnya tanaman jahe, lengkuas, dan kencur.

4. Musaceae, contohnya pisang.

5. Orchidaceae, contohnya tanaman anggrek.

6. Araceae, contohnya kelapa dan palem.

Dicotyledoneae (Magnoliopsida)

Ciri-ciri tumbuhan dikotil, yakni memiliki dua daun lembaga, akarnya tunggang, tulang daunnya menyirip maupun menjari. Selain itu ciri lain dikotil adalah batang tumbuhannya bercabang-cabang, dengan ruas tidak jelas, memiliki kambium dan mahkota atau kelopak bunganya berjumlah dua, empat, atau lima dan kelipatannya.

Pada kelas tumbuhan dikotil terdapat beberapa familia, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Euphorbiaceae, contohnya tanaman karet.

2. Moraceae, contohnya tanaman beringin.

3. 3. Fabaceae, contohnya tanaman kacang tanah.

4. Solanaceae, contohnya tumbuhan kentang.

5. Convolvulaceae, contohnya tumbuhan kangkung.

6. Apocynaceae, contohnya tumbuhan kamboja.

7. Rubiaceae, contohnya tanaman kopi.

8. Verbenaceae, contohnya tanaman jati.

9. Rutaceae, contohnya tanaman jeruk.

10. Bombacaceae, contohnya tumbuhan durian.

11. Malvaceae, contohnya tumbuhan waru.

12. Cucurbitaceae, contohnya mentimun dan melon.

Perbedaan antara Tumbuhan Monokotil dan Dikotil

edubio.info

Karakteristik tumbuhan monokotil, diantaranya memiliki embrio atau biji dengan satu kotiledon. Vena daun tumbuhan monokotil memiliiki tulang daun yang sejajar. Pada bagian batang jaringan vaskularnya tersebar tidak merata.

Akar tanaman jenis monokotil biasanya memiliki sistem akar serabut yang tidak terdapat akar utamaa. Bagian serbuk polennya dengan satu bukaan dan bunganya memiliiki organ yang biasanya berkelipatan tiga. Tumbuhan Monokotil menduduki lebih dari seperempat spesies Angiospermae yang diketahui berjumlah sekitar 70.000 spesiesmen.

Beberapa contoh tumbuhan monokotil yang merepresentasikan beberapa famili terbesar, diantaranya ada Anggrek (Lemboglossum rosii). Kemudian ada palem kurma katai (Phoenix roebelenii), bunga lili (Lillium Enchantment), dan jelai (Hardeum vulgare) sejenis rerumputan.

dictio.id

Karakteristik tumbuhan dikotil, diantaranya embrionya memiliki dua kotiledon. Kemudian vena daunnya memiliki struktur tulang yang biasanya seperti jaring. Pada bagian batang jaringan vaskularnya biasanya tersusun rapi membentuk cincin.

Sementara bagian akar tumbuhan dikotil biasanya berupa akar tunggang yang memiliiki akar utama. Serbuk polen tanaman dikotil memiliki tiga bukaan. Bunga dikotil organnya biasanya berkelipatan empat atau lima. Lebih dari dua sepertiga spesies Angiospermae merupakan kelompok dikotil atau sekitar 170.000 spesies.

Beberapa contoh keanekaragaman tanaman dikotil, diantaranya ada bunga poppy california (Eschschoizia californica). Lalu ada bunga ek pyrene (Quercus pyrenaica), dog rose (Rosa canina) atau sejenis mawar liar, ercis salju (Pisum sativum) sejenis tanaman polong-polongan, dan bunga zucchini (Curcubita pepo).

 

 

Keyword: Perbedaan Monokotil dan Dikotil

Originally posted 2020-09-27 22:20:50.

Categories
Ilmu Alam

Pulau Terbesar di Dunia Lengkap dengan Penjelasannya

Pulau terbesar di dunia merupakan pulau-pulau yang lebih besar diantara pulau-pulau yang lainnya. Definisi dari pulau itu sendiri, yakni sebuah daratan yang lebih besar dari karang, tapi lebih kecil dari benua dan dikelilingi air berupa lautan.

Pulau Terbesar Di Dunia

Sekarang akan kita bahas mengenai 10 pulau-pulau terbesar yang ada di dunia. Mendengar kata pulau terbesar di dunia, mungkin yang pertama kali terlintas di pikiran kita adalah Australia. Sayangnya Australia bukan termasuk pulau terbesar di dunia karena ia termasuk dalam kategori benua.

Australia sama halnya dengan benua antartika yang juga merupakan sebuah benua, tapi tidak sebesar benua-benua raksasa yang lain, seperti Asia, AMerika, Eropa, maupun Afrika. Lalu pulau-pulau apa sajakah yang termasuk pulau terbesar di dunia?

1. Greenland

kamusdata.com

Grennland memiliki luas sekitar dua juta kilometer persegi menjadikannya sebagai pulau paling besar di dunia. Pulau yang didalamnyya terdapat negara otonomi Denmark ini merupakan bagian dari benua Amerika bagian utara, tapi lebih sering diasosiasikan dengan Benua Eropa. Apalagi negara Denmark dan Norwegia yang erat kaitannya dengan Eropa karena kolonialisme.

Sebagian besar penduduk Greenland merupakan penduduk asli dari wilayah Canada yang bermigrasi di abad ke 13. Di pulau ini juga terdapat es abadi selain di benua Antartika. Greenland juga merupakan salah satu pulau dengan jumlah populasi penduduk paling sedikit di dunia. Penduduknya sebagian besar menempati wilayah Kota Nuke.

2. New Guinea (Nugini)

Posisi kedua ditempati oleh Papua Nugini yang memiliki luas sekitar 785.000 kilometer persegi. Papua Nugini termasuk kedalam kepulauan Indonesia. New Guinea terbagi ke dalam wilayah teritori Indonesia di bagian barat dan Papua Nugini di bagian timur.

Keunikan dari pulau Nugini adalah pulau ini telah berpenduduk selama lebih dari 40.000 tahun lamanya. Meskipun begitu, pulau ini termasuk wilayah yang jarang dikunjungi oleh orang-orang. Keunikan dari pulau ini adalah hutan hujan yang masih alami dengan ribuan spesia flora dan fauna.

3. Borneo

Borneo atau Pulau Kalimantan memiliki luas sekitar 748.000 kilometer persegi. Dimana pulau ini bagian dari kepulauan Sunda yang wilayahnya ditempati oleh tiga negara sekaligus, yakni Indonesia, Malaysia, dan Brunei.

Disini juga salah satu hutan hujan tertua di dunia berada yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu paru-paru dunia. Umur dari hutan-hutan di Borneo sekitar 140 juta tahun dengan ribuah bahkan pulluhan ribu spesies flora dan fauna.

4. Madagaskar

pulau terbesar di dunia
voyagesafriq.com

Luas dari Madagaskar sekitar 187.000 kilometer persegi yang menjadikannya pulau terbesar ke empat di dunia. Sebelum menjadi sebuh pulau, dulunya Madagaskar merupakan bagian dari daratan India. Wilayah Madagaskar adalah bagian dari Benua Afrika.

5. Baffin

pulau terbesar di dunia
canadiangeographic.ca

Baffin merupakan pulau yang berada di Kanada dan menjadi wilayah teritori dari Nunavut. Luasnya sekitar 500.000 kilometer persegi. Nama Baffin diambil dari penjelajah Inggris yang menemukan pulau ini, yakni William Baffin.

6. Pulau Terbesar Di Dunia, Sumatera

Sumatra merupakan sebuah pulau yang berada di Kepulauan SUnda dan termasuk wilayah teritorial negara Indonesia. Memiliki luas sekitar 473.000 kilometer persegi denga jumlah penduduk lebih dari 50 juta jiwa. Dulunya wilayah Sumatra memiliki banyak hutan hujan, tapi sekarang banyak eksploitasi yang menjadikan beberapa hutan dan kekayaanya menghilang.

7. Honshu

pulau terbesar di dunia
freeworldsmap.net

Honshu merupakan pulau terbesar di kepulauan Jepang dengan luas sekitar 228.000 kilometer persegi. Honshu juga merupakan pulau dengan penduduk terbanyak kedua di dunia dengan jumlah penduduk sekitar 104 jjuta jiwa. Menjadikannya menempati urutan kedua setelah Pulau Jawa, Indonesia.

8. Britania Raya

infoplease.com

Britania Raya memiliki luas wilayah sekitar 219.000 kilometer persegi. Dimana pulau ini merupakan pulau terbesar yang ada di Benua Eropa. Di dalamnya terdapat tiga negara besar, yakni Skotlandia, Wale, dan Inggris.

9. Victoria

offtracktravel.ca

Merupakan bagian dari kepulauan Arktik Kanada dengan luas sekitar 217.000 kilometer persegi. Jumlah penduduk yang menempati pulau ini hanya sekitar 2.100 orang. Dinamakan Victoria karena merujuk pada penguasa Inggris, yakni Ratu Victoria. FYI penemu daratan ini adalah penjelajah dari Ingggris pada tahun 1826.

10. Ellesmere

bivouac.com

Letaknya berada di TImur Laut pulau Victoria dan bagian dari Kanada. Penduduk asli menyebut pulau ini sebagai Umingmak Nuna yang berarti tanah atau daratan dengan tumbuhan sejenis kapas wangi.

 

Keyword: Pulau Terbesar di Dunia

Originally posted 2020-09-27 14:37:13.

Categories
Ilmu Alam

Perbedaan Mitosis dan Meiosis Secara Umum | Masih Ingat Tidak?


Perbedaan mitosis dan meiosis dapat kita ketahui secara singkat lewat definisinya. Menurut KBBI yang dinamakan dengan mitosis adalah proses pembelahan inti sel biasa sehingga dari satu inti sel induk bisa menjadi dua inti sel baru yang jumlah dan susunan kromosomnya sama benar. Sedangkan meiosis adalah pembelahan sel kelamin dari diploid menjadi haploid.


Perbedaan Mitosis dan Meiosis



Perbedaan antara mitosis dan meiosis terletak pada pembelahan mitosis terlibat pada pembentukan sel-sel induk yang bersifat diploid. Sedangkan pembelahan maiosis terlibat pada proses perubahan sel-sel induk gamet menjadi sel-sel gamet yang sifatnya haploid.

Mitosis dan meiosis merupakan bagian dari siklus sel dan hanya mencakup 5 – 10% darinya. Sel yang aktif membelah melewati suatu siklus yang berlangsung secara teratur atau kita kenal dnegan siklus sel. Siklus sel ini dibedakan atas dua stadium, yakni stadium interfase dan stadium mitosis.

Dimana mitosis merupakan pembelahan sel yang meliputi pembelahan dan pembagian nukleus beserta kromosomnya. Sedangkan meiosis merupakan pembelahan sel yang sspesifik karena berlangsung di waktu pembentukan gamet-gamet saja.

Pada pembelahan meiosis, kromosom dibagi dari keadaan diploid (2n) menjadi haploid (n). prosesnya sendiri hanya terjadi pada fase reproduksi seksual atau pada jaringan nuftah. Pada meiosis terjadi perpasangan dari kromosom homolog serta terjadi pengurangan jumlah kromosom induk terhadap sel anak.

Pengertian dan Ciri Mitosis

perbedaan mitosis dan meiosis
mikirbae.com

 

Mitosis merupakan periodde pembelahan sel yang mana menghasilkan sel anak dengan jumlah kromosom sama dengan induknya, yakni 2n. ciri-ciri dari mitosis adalah sebagai berikut:

1. Pembelahannya berlangsung satu kali.

2. Jumlah sel anak yang dihasilkan ada dua buah

3. Jumlah kromosom sel anak sama dengan jumlah kromosom pada induknya, yakni 2 n (diploid).

4. Sifat sel anak sama dengan sifat pada sel induknya.

5. Terjadi pada sel tubuh (sel somatik) misalnya pada jaringan embrional, antara lain ujung akar, ujung batang, dan lingkaran kambium.

6. Tujuan pembelahan mitosis ialah untuk memperbanyak sel-sel seperti pertumbuhan atau perbaikan sel-sel yang rusak.

7. Tahapan-tahapan pembelahannya, yakni interfase, kemudian profase, kemudian metafase, kemudian anafase, lalu telofase. Selanjutnya kembali ke tahap awal sehingga membentuk suatu siklus pembelahan sel.

Pengertian dan Ciri Meiosis

perbedaan mitossis dan meiosis
caraprofesor.com

 

Maiosis merupakan periode pembelahan sel yang mana berkurang jumlah kromoso menjadi separuhnya. Ciri-ciri dari meiosis adalah sebagai berikut:

1. Pembelahan selnya berlangsung sebanyak dua kali.

2. Jumlah sel anak yang dihasilkan sebanyak empaat buah.

3. Jumlah kromosom sel anak adalah setengah dari jumlah kromosom induk, yakni n (haploid)

4. Sifat sel anak berbeda dengan sifat pada sel induk.

5. Terjadi pada sel kelamin (sel gamet).

6. Tujuan pembelahan meiosis sendiri agar generasi berikutnya memiliki jumlah kromosom tetap.

7. Tahapan pembelahannya, yakni profase I, metafase I, anafase I, dan telofase I. sementara pada proses meiosis II tahapannya terdiri dari beberapa stadia seperti pada mitosis.

Perbedaaan Mitosis dan Meiosis

Hal yang membedakan antara mitosis dan meiosis yang paling utama terdapat dalam fase profase. Dimana profase I dibedakan menjadi beberapa stadia, yakni leptonema, zygonema, pachynema, diplonema, dan diakinesis.
Berikut ini perbedaan antara mitosis dan meiosis secara lebih rinci:

Mitosis

Meiosis

1.       Terjadi pada hampir semua sel somatis

1.       Hanya terjadi dalam alat pembiakan generatif

2.       Berlangsusng satu kali selama daur

2.       Berlangsung dalam dua tingkat selama satu daur yakni meiosis I dan meiosis II

3.       Pembelahan yang memisahkan kromatid serupa (sister chromatid)

3.       Pada meiosis I terjadi pembelahan reduksi yang memisahkan kromosom homolog dalam anafase I, pemisahan kromatid serupa berlangsung selama meiosis II

4.       Kromosom tidak berpasangan, biasanya juga tidak terbentuk kiasmata. Sehingga tidak terjadi pertukaran sifat-sifat genetik

4.       Kromosom-kromosom homolog berpasangan dan biasanya terbentuk kiasmata sehingga ada pertukaran sifat-sifat genetik

5.       Hasil mitosis dapat mengalami mitosis lagi

5.       Hasil meiosis tidak dapat mengalami meiosis lagi, namun dapat mengalami mitosis

6.       Berlangsung sejak zigot dan seterusnya, selama makhluk masih hidup

6.       Untuk makhluk tingkat tinggi berlangsung setelah makhluk itu mencapai umur yang hendak membentuk gamet-gamet.

 

 

 

Keyword: Perbedaan Mitosis dan Meiosis

Originally posted 2020-09-27 09:46:27.